Selasa, 17 Desember 2013

Manfaat buah rambutan

Rambutan memiliki
banyak jenis diantaranya Rapiah,
si Macan, si Nyonya, lebak bulus,
dan binjai. Manfaat buah
rambutan sangat banyak sekali.
Bagi kesehatan, buah rambutan
bermanfaat untuk mengencangkan
otot, obat sakit perut, dan obat
cacingan.
Akar dapat diseduh untuk obat
demam, kulit batang untuk
mengobati penyakit lidah, daunnya
sebagai obat pusing kepala,
sedangkan kulit buah rambutan
mengandung Saponin beracun,
tetapi di Jawa, kulit buah ini dapat
dijadikan obat dengan cara
dikeringkan terlebih dahulu.
Di dalam buah rambutan
tersimpan khasiat obat yang tak
ternilai harganya, menurut kajian
pakar tanaman obat, buah
rambutan memuat besi, kalium,
sapai vitamin C. dalam setiap 100
gram (sekitar 3 buah rambutan
terkandung 69 kalori, 18,1 gram
karbohidrat, serta 58 mg vitamin).
Kadar serat rambutan juga cukup
tinggi, sekitar 2 gram per 100 gram
berat buah. Karakter buah seperti
ini cocok dikonsumsi orang-orang
yang tengah berdiet menurunkan
atau menjaga berat badan.
Bagaimana dengan biji buah
rambutan? Ternyata biji buah
rambutan juga dapat
dimanfaatkan. Biji rambutan tidak
beracun dan mengandung
karbohidrat, lemak, protein, yang
dapat memenuhi kebutuhan tubuh
dari gizi. Biji rambutan juga
mengandung lemak polifenol cukup
tinggi. Komposisi zat-zat kimia
dalam biji rambutan tersebut
menghasilkan khasiat hipoglikemik
(menurunkan kadar gula dalam
darah) sehingga biji rambutan
banyak digunakan untuk
pengobatan alternatif guna
menormalkan kadar gula darah
penderita kencing manis (diabetes
mellitus yang cenderung tinggi).
Buah ini mengandung karbohidrat,
protein, lemak, fosfor, besi, kalsium
dan vitamin C. Kulit buah
mengandung tanin dan saponin.
Biji mengandung lemak dan
polifenol. Daun mengandung
tannin dan saponin. Kulit batang
mengandung tannin, saponin,
flavonida, pectic substance, dan zat
besi.
Di dalam buah rambutan
tersimpan khasiat obat yang tak
ternilai harganya, menurut kajian
pakar tanaman obat, buah
rambutan memuat besi, kalium,
sapai vitamin C. dalam setiap 100
gram (sekitar 3 buah rambutan
terkandung 69 kalori, 18,1 gram
karbohidrat, serta 58 mg vitamin).
Kadar serat rambutan juga cukup
tinggi, sekitar 2 gram per 100 gram
berat buah. Karakter buah seperti
ini cocok dikonsumsi orang-orang
yang tengah berdiet menurunkan
atau menjaga berat badan.
Bagian tumbuhan ini yang dapat
digunakan sebagai obat adalah
kulit buah digunakan untuk
mengatasi disentri dan demam,
kulit kayu digunakan untuk
mengatasi sariawan, daun
digunakan untuk mengatasi diare
dan menghitamkan rambut, akar
digunakan untuk mengatasi
demam, dan biji digunakan untuk
mengatasi kencing manis (diabetes
mellitus).
Cara dan Contoh Pemakaian: Untuk
obat yang diminum, tidak ada
dosis rekomendasi. Untuk
pemakaian luar, daun digiling
samapi halus, lalu ditambah
sedikit air. Kemudian air
perasannya dapat digunakan untuk
perawatan rambut.
Adapun contoh pemakaiannya
adalah sebagai berikut :
Disentri: Kulit buah rambutan (10
buah) dicuci, lalu dippotong-
potong seperlunya. Lalu
ditambahkan 3 gelas minum air
bersih, selanjutnya rebus sampai
airnya tersisa setengah. Setelah
dingin, disaring dan diminum 2
kali sehari, masing-masing tiga
perempat gelas.
Demam: Kulit rambutan yang telah
dikeringkan (15 gr) dicuci.
Kemudian ditambah 3 gelas air
bersih, lalu direbus sampai
mendidih selama 15 menit. Setelah
dingin, disaring dan diminum 3
kali sehari, masing-masing
sepertiga bagian.
Perawatan Rambut: Daun
rambutan secukupnya dicuci , lalu
ditumbuk sampai halus. Sedikit air
ditambahkan, sambil diaduk rata
sampai menjadi adonan seperti
bubur. Lalu, diperas dan didisaring
dengan sepotong kain. Air yang
terkumpul digunakan untuk
membasahi kulit kepala. Hal ini
dilakukan setiap hari sampai
terlihat hasilnya.
Kencing Manis: Biji rambutan (5
biji) digoreng sangran (sangria),
lalu digiling sampai menjadi
serbuk. Kemudian, diseduh dengan
satu cangkir air panas. Setelah
dingin airnya diminum sekaligus.
Lakukan 1-2 kali sehari.
Sariawan: Kulit kayu rambutan (3
ruas jari) dicuci, lalu direbus
dengan 2 gelas air bersih sampai
tersisa satu gelas. Kemudian
dipakai untuk berkumur selagi
hangat.
Bagaimana dengan biji buah
rambutan? Ternyata biji buah
rambutan juga dapat
dimanfaatkan. Biji rambutan tidak
beracun dan mengandung
karbohidrat, lemak, protein, yang
dapat memenuhi kebutuhan tubuh
dari gizi. Biji rambutan juga
mengandung lemak polifenol cukup
tinggi. Komposisi zat-zat kimia
dalam biji rambutan tersebut
menghasilkan khasiat hipoglikemik
(menurunkan kadar gula dalam
darah) sehingga biji rambutan
banyak digunakan untuk
pengobatan alternatif guna
menormalkan kadar gula darah
penderita kencing manis (diabetes
mellitus yang cenderung tinggi).
Caranya ambilah lima buah
rambutan yang sudah masak,
pisahkan bijinya. Potong biji
rambutan menjadi bagian-bagian
kecil, lalu sangrai sampai berwarna
kuning kehitaman. Giling halus
sampai menjadi bubuk. Masukkan
seluruh bubuk ke dalam cangkir,
seduh dengan air panas. Setelah
dingin, minum bagian air yang
bening sekaligus buang ampas
atau endapannya. Lakukan
sebelum makan sebanyak 1-3 kali
sehari, tergantung pada seberapa
tinggi kadar gula saat melakukan
terapi ini. Konsumsi setiap hari
jika perlu.
Nah, itu tadi manfaat dari buah
rambutan. Ternyata buah
rambutan tidak hanya dagingnya
saja yang dapat dimakan atau pun
digunakan…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar